Untung Rugi Situs Pinjaman Online Resmi: Cermati Dulu Sebelum Melakoni

Pinjaman online resmi adalah jenis perusahaan financial technology atau fintech yang cukup marak perkembangannya di tanah air belakangan ini. Istilah lain yang kerap digunakan untuk menyebut jenis perusahaan ini ialah P2P atau peer-to-peer lending.

Barangkali saat ini Anda tengah mempertimbangkan keputusan untuk menggunakan jasa pinjaman online resmi guna memperoleh aliran dana segar. Ada baiknya sebelum melakukan hal itu, Anda mempertimbangkan potensi untung rugi dari tindakan tersebut lebih dahulu.

Keuntungan Pemanfaatan Situs Pinjaman Online Resmi

Maraknya perkembangan situs pinjaman online tentu tak lepas dari berbagai keunggulannya  yang mampu membuat cukup banyak anggota masyarakat tertarik.  Beberapa keuntungan yang bisa Anda peroleh berkat adanya situs pinjaman online ini antara lain:

Bisa diakses dari mana saja dan kapan saja

Kemudahan akses ini bisa dibilang merupakan poin keunggulan utama dari semua jenis situs yang menerapkan fasilitas online. Anda cukup mengakses website penyedia jasa pinjaman online ini atau mengunduh aplikasinya melalui komputer, laptop dan ponsel pintar.

Prosedur pengajuan kredit lebih mudah

Untuk melakukan pengajuan kredit, Anda cukup memilih menu yang tersedia pada website atau aplikasi. Prosedur pengisian formulir registrasi dan pengajuannya bisa Anda kerjakan secara elektronik dengan memanfaatkan fasilitas laptop, komputer, atau ponsel pintar.

Proses pencairan relatif lebih cepat

Berbagai sumber mencatat bahwa proses pencairan dana pinjaman ini rata-rata hanya membutuhkan waktu 1×24 jam. Hal ini tentunya sangat menguntungkan bagi Anda yang tengah memerlukan aliran dana tambahan secepatnya.

Kekurangan Situs Pinjaman Online

Meski terbilang cukup menguntungkan, situs pinjaman online pun memiliki beberapa kelemahan, antara lain:

  • Terbatas untuk pinjaman nominal kecil (antara Rp500 Ribu – Rp 20 Juta)
  • Bunga pinjaman relatif kompetitif (maksimal 0,8 persen per hari)
  • Jangka waktu pinjaman relatif singkat (paling lama 20 bulan)

Selain itu, Anda tentunya perlu berhati-hati agar tidak sampai menjadi korban oknum pinjaman online abal-abal. Untuk meminimalkan resiko tersebut, Anda bisa memilih situs pinjaman online resmi yang sudah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan).