Rumah Adat Bali

Rumah Adat Bali – Bali adalah pulau yang sering dijuluki dengan sebutan Pulau Dewata. Selain agama dan tradisi yang unik, Bali juga punya rumah adat yang khas dan berbeda. Meskipun rumah adat masih menjunjung nilai adat dan budaya, tetapi desain rumah yang terbentuk terlihat sangat mewah.

 

maklon kosmetik

Cari Pabrik Maklon Kosmetik dan Skincare Terbaik? Cek Disini

 

Nama-nama Rumah Adat di Bali

Rumah adat bali dibangun menggunakan bahan dasar yang berbeda. Misalnya bahan yang dipakai berupa jerami, bambu, kayu jati dan lainnya. Meskipun demikian, rumah dan bagunan yang ada di pulau bali terlihat begitu menarik. Ini dia beberapa nama-nama rumah adat yang perlu anda ketahui beserta ke-unikan didalamnya.

  1. Bale Manten

Mengenal rumah adat yang pertama yaitu Bale Manten. Bangunan dari rumah tradisi ini mirip seperti persegi-panjang. Bale Manten mempunyai susunan ruang dipisah menjadi dua ruangan, yaitu ruang kanan dan ruang kiri.

Bale Manten biasanya dihuni oleh keluarga yang terdiri dari kepala keluarga dan juga pasangannya. Sesudah pasangan ini mempunyai keturunan, rumah ini dibolehkan untuk dihuni oleh anak-anak wanitanya.

  1. Bale Sekapat

Selanjutnya rumah adat yang ke-2 yakni Bale Sekapat. Bale Sekapat merupakan rumah tradisi yang memiliki kesan paling ekslusif karena memiliki design bangunan yang diselimuti oleh banyak ukiran.

Selain itu ciri khas lain dari Bale Sekapat yaitu memiliki empat tiang penyanggah dibagian depan. Walau masih mencakup nilai budaya yang unik, rumah adat ini terlihat begitu mewah dan menarik. Bale Sekapat ini digunakan untuk anggota keluarga yang ingin bersantai.

  1. Klumpu Jineng

Klumbu Jineng ialah rumah adat bali yang mempunyai kesan paling unik dari rumah tradisi lainnya. Keunikan dari rumah tradisi ini yakni memiliki struktur bangunan yang meliputi atap dan dinding luar diselimuti oleh jerami kering.

Klumbu Jineng ini dapat dimanfaatkan untuk menyimpan gabah sesudah dijemur. Rumah tradisi ini juga hanya bisa ditemukan pada beberapa daerah saja dibali.

 

Baca juga: Manfaat Jeruk Nipis Untuk Wajah

 

  1. Bale Dauh

Bale Dauh ialah rumah adat bali yang digunakan sebagai ruangan untuk menerima tamu. Tetapi tidak ada tempat untuk penyuguhan sesaji. Rumah adat ini juga diwajibkan untuk mempunyai ketinggian lebih rendah dibandingkan dengan rumah tradisi yang lainnya. Misalnya seperti Bale Manten.

  1. Pura Keluarga

Pura Keluarga ialah rumah adat bali yang digunakan khusus untuk melaksanakan ibadah. Rumah tradisi ini wajib dimiliki oleh setiap warga dibali. Hal yang mesti diperhatikan dari bangunan ini ialah letaknya harus berada di area Timur Laut rumah.

  1. Angkul-angkul

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, Rumah adat bali memang selalu memiliki ciri khas tersendiri. Misalnya Angkul-angkul, rumah tradisi ini memiliki penampakan yang khas dan unik menyerupai gapura diselimuti ukiran-ukiran yang menambah nilai eksotis.

  1. Bale Gede

Selain Angkul-angkul, Rumah adat bali yang memiliki kesan lebih eksotis ialah Bale Gede. Rumah adat ini digunakan khusus untuk membakar sesaji dan tempat untuk menyajikan makanan khas yang ada dibali.

Bangunan ini memiliki tiang sampai 12 buah. Karena tempat ini sering dipakai untuk ruang berkumpul, sehingga struktur bangunannya diharuskan lebih menjulang tinggi dan besar.

 

Baca juga: 5 Tips Bisnis Offline Yang Wajib di Coba!

 

  1. Pawaregen

Pawaregen ialah rumah adat bali yang dipakai khusus untuk dapur dan tempat untuk menyimpan peralatan dapur. Jika dibandingkan dengan rumah tradisi yang lain, Pawaregen memang berkesan lebih simpel. Bangunan ini umumnya dibangun pada arah selatan atau arah barat laut kompleks.

Nah teman-teman, beberapa rumah adat yang telah disebutkan diatas adalah rumah adat yang ada dibali. Perlu anda ketahui jika rumah adat dibali memang memiliki banyak macam jenisnya. Bahkan memiliki arti dan makna yang berbeda-beda. Nilai-nilai budaya yang sangat khas dan menarik, membuat pulau bali menjadi tempat favorite untuk berlibur.