PSIS Minta Suporter Berhenti Kirimkan Komentar Pedas

Alasan Striker Asing PSIS, Bruno Silva Ingin Jadi WNI

Manajemen klub PSIS Semarang percaya bahwa satu di antara pemain akan tetap bertahan di lanjutan Shopee Liga 1 2020. Bruno Silva, striker dari PSIS yang sekarang masih berada di kampung halamannya, Brasil. Striker asal Brasil itu belum memutuskan pulang dari negaranya beberapa waktu lalu atau saat kompetisi ditunda akibat pandemi COVID-19. Bruno Silva bersedia untuk kembali ke Indonesia membela PSIS dalam lanjutan kompetisi nanti. Namun, Bruno Silva terhalang oleh proses kepindahan ke luar negeri, mengingat karena masih tinggi kasus pandemi virus corona di negerinya. Bruno Silva dengan Flavio Beck Jr pun menjadi pemain asing PSIS yang masih belum bisa bergabung dengan rekan-rekannya di Semarang.

  1. Minta Suporter Berhenti Mengirim Komentar Pedas

General Manager PSIS Semarang, Wahyu Winarto mengatakan bahwa komunikasi antara manajemen klub dengan Bruno Silva tetap berjalan baik. Wahyu meyakinkan belum bergabungnya sang striker ke Semarang yaitu murni karena administrasi agar dapat terbang ke Indonesia. Pria yang biasa disapa Liluk itu mengajak kepada seluruh pendukung PSIS untuk berhenti mengirim komentar atau pesan yang mungkin bisa menyinggung perasaan Bruno Silva sebagai seorang pemain.

“Kami berharap semua pendukung PSIS untuk tidak menyudutkan satu pemain dalam hal ini Bruno Silva. Kita tunggu saja dan semoga secepatnya Bruno dan Flavio tiba di Semarang,” terang Liluk, seperti yang dilasir oleh berita bola indonesia.

  1. Sering Berkomunikasi dengan Dragan Djukanovic

Bruno Silva masih kerap membasuh rindu bersama tim Mahesa Jenar. Bisa dilihat dari postingan akun Instagram pribadinya yang selalu memposting foto dirinya beraksi dengan seragam PSIS. Liluk menambahkan bahwa besarnya keinginan Bruno Silva untuk tetap bermain untuk PSIS di lanjutan kompetisi nanti. Yaitu dengan ikut melakukan latihan walaupun dari jauh, dengan meminta program dari pelatih kepala Dragan Djukanovic.

“Satu lagi yakni, selama Bruno Silva masih di Brasil, ia dengan aktif berkomunikasi dengan coach Dragan untuk meminta materi latihan mandiri supaya kondisi fisiknya tetap prima,” jelas Liluk.