Mengulik Pengertian Konten Marketing dan Penerapannya

Mempromosikan produk atau layanan melalui iklan boleh saja untuk menaikkan penjualan. Namun konten marketing adalah strategi yang tepat untuk membangun kesadaran calon konsumen.

Konten marketing adalah bagian dari strategi pemasaran digital. Melalui isi yang menarik calon konsumen dapat menyadari kehadiran produk atau layanan baru, sehingga berpeluang terjadinya tindakan pembelian di masa mendatang. 


Berbeda dengan pemasaran konvensional yang mempromosikan produk dan mengajak calon konsumen secara langsung. Konten
marketing adalah strategi yang menitik beratkan pada cara halus dengan menyisipkan promosi di balik informasi menarik. 


Lebih lengkapnya berikut ini ulasan mengenai konten
marketing, contoh dan hubungannya dengan personalized marketing. Mari kita pelajari bersama!

Apa yang dimaksud dengan konten marketing?

Konten marketing adalah strategi yang digunakan untuk menarik, melibatkan dan mempertahankan audiens melalui artikel, video, podcast dan media lain yang relevan. Pendekatan ini dapat membangun kesadaran merek serta menjaga keberlangsungan usaha, sehingga produk atau layanan tetap diingat dalam jangka waktu panjang. 


Konten yang telah dibuat, seperti blog, buletin, unggahan media sosial,
email hingga video kemudian didistribusikan secara luas. Jika cara ini dilakukan secara konsisten maka bisa membangun serta memelihara hubungan dengan konsumen.


Pemasaran konten adalah taktik yang terbukti memberikan keunggulan. Dilansir dari
Mailchimp, perusahaan yang menggunakan konten marketing mengalami tingkat pertumbuhan sekitar 30% lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak mengaplikasikannya. Sementara itu 72% pemasar B2B mengungkapkan bahwa prospek menjadi naik. 

Contoh konten marketing

Ada berbagai macam jenis konten marketing yang bisa diaplikasikan pada bisnis. Akan tetapi sebagai gambaran jelas, berikut ini contoh pemasaran konten yang  kerap digunakan saat ini. 

 

1. Infografis

Infografis berupa gambar yang mencakup statistik, bagan, grafik atau informasi lainnya yang dibutuhkan. Jenis ini terbilang efektif karena bisa disebarkan ke media sosial atau diunggah ke website dalam jangka waktu lama. 


Konten
marketing ini bisa dibuat sendiri dengan mengumpulkan data-data melalui penelitian. Kemudian dibuat desain grafis atau bagan menarik yang memuat keseluruhan informasi. 


Bisa juga menggunakan jasa infografis agar perusahaan hanya bisa memantau tanpa harus melakukan riset dan pengerjaan lainnya. Akan tetapi, pastikan strategi telah sesuai dan memiliki target, sehingga nantinya bisa memenuhi komponen konten
marketing yang efektif.


Infografis bisa dipromosikan lewat blog atau media. Beberapa konten terkait bisnis bahkan diunggah ke Pinterest sebagai cara gratis mendapatkan calon konsumen prospek.

2. Webpage

Apakah ada perbedaan antara halaman website biasa dengan yang mengandung konten marketing?


Tentu saja ada, website yang memuat konten
marketing biasanya memiliki studi kasus menarik. Baik dari segi isi maupun tampilan dibuat untuk menggiring calon konsumen melakukan tindakan pembelian atau berlangganan. 


Contohnya seperti
Moz, perusahaan jasa SEO yang menyediakan webpage terkait Consider The Beginner’s Guide to SEO. Laman tersebut bisa diunggah secara gratis dan hingga kini telah dilihat jutaan kali. 


Cara tersebut kemudian membuat audiens tertarik untuk mengikuti website perusahaan. Jangka panjangnya mereka akan melakukan riset akan jasa yang ditawarkan hingga tindakan berlangganan.

3. Podcast

Kendati hanya berupa suara, namun podcast bisa dijadikan sebagai media konten marketing. Anda bisa membagikan informasi yang tengah tren, kemudian dihubungkan dengan produk atau jasa yang ditawarkan. 


Seperti contoh Michael Hyatt, seorang penulis buku
Platform: Get noticed in a Noisy World membahas apa yang ditulisnya dalam podcast This Is Your Life yang hingga kini telah diunduh sebanyak 250 ribu kali setiap bulan. 


Dalam
podcast tersebut, Hyatt memberikan informasi dan saran berharga secara gratis, sehingga lambat laun calon konsumen merasa terhubung. Akhirnya penjualan buku, pendaftaran course dan undangan pembicara untuknya menjadi naik. 

4. Video

Selain podcast ada pula video yang menyuguhkan suara dan gambar sekaligus. Beberapa mengira bahwa bentuk konten marketing ini sulit dan mahal. Nyatanya kini hal itu bisa dibuat sendiri meskipun dengan peralatan serta kemampuan seadanya. 


Video konten
marketing akan lebih efektif dan menjangkau pasar luas bila diunggah melalui saluran Youtube. Bisa jadi ini menjadi jalan pembuka naiknya usaha, bukan?

Buku

Pemasar yang hebat ialah memanfaatkan dua momentum sekaligus, misalnya meluncurkan buku sekaligus memasarkan produk atau jasa. 


Sebuah ulasan dari
Forbes menerangkan bahwa Michael Port, seorang penulis sekaligus pebisnis membuat buku untuk mengarahkan pembaca menjadi pelanggan ke layanan pelatihannya. Ide yang bagus, ya!

Apa saja yang termasuk konten dalam konten marketing?

Ada tiga konten dalam konten marketing yang perlu dipahami sebelum membuatnya, yakni sebagai berikut:

Awareness content

Awareness content berfokus pada mendorong lebih banyak visibilitas untuk merek. Meskipun topik tidak secara langsung mendorong pada penjualan, namun ditautkan pada link lain, sehingga mampu membangun kesadaran, otoritas website dan meningkatkan traffic


Topik ditentukan oleh riset kata kunci serta menerapkan sistem SEO. Alhasil berpeluang menduduki peringkat pertama mesin pencarian, lalu mengarahkan audiens ke website.
 

Konten pengalaman

Konten pengalaman menawarkan perspektif unik berdasarkan cerita dan yang dialami oleh individu. Jika ditulis secara efektif, maka akan memungkinkan membantu menaikkan kredibilitas sebagai orang yang berpengaruh. 


Meskipun sebagian besar topik ini tidak memiliki banyak volume pencarian, tetapi mampu menaikkan kepercayaan orang lain terhadap individu.
 

Konten penjualan


Konten penjualan lebih dari sekadar meningkatkan kesadaran. Sebaliknya justru dengan tujuan mengonversi calon konsumen untuk tertarik pada produk atau jasa. Artikel atau video biasanya berisi
promosi hardsell yang mendorong mereka untuk melakukan pembelian. 

Apa yang dimaksud dengan personalized marketing?

Personalized marketing adalah saat Anda menyesuaikan tindakan pemasaran berdasarkan data yang terkumpul pada kontak, seperti minat, preferensi belanja, riwayat pembelian, serta masih banyak lagi lainnya. 


Jadi ketika menggunakan rangkaian data tersebut untuk menyesuaikan konten yang diterima oleh target
market, artinya pemasaran lebih tepat sasaran. Tren ini membuka peluang berkomunikasi secara langsung dengan mereka. 

Apabila menerapkan prinsip personalized marketing dengan benar maka akan memberikan manfaat pasti. Misalnya saja pengalaman pelanggan lebih memuaskan karena mereka menganggap perusahaan memahami kebutuhan, peningkatan loyalitas konsumen serta profit lebih besar disebabkan naiknya penjualan. 

Kesimpulan

Konten marketing adalah strategi yang digunakan untuk memasarkan produk atau layanan dengan meningkatkan kesadaran. Pelanggan digiring masuk ke dalam informasi menarik serta berguna, lambat laun akan mengingat hingga terjadi tindakan pembelian di masa mendatang. 

Sebagai salah satu strategi pemasaran, cara ini dinilai efektif karena awareness lebih bersifat jangka panjang. Yuk cari ide untuk buat konten marketing menarik!

Posted in: SEO