Kumpulan Doa Nabi Adam Lengkap dengan Artinya

5 Waktu Mustajab untuk Berdoa agar Keinginan Cepat Terkabul

Pada kesempatan kali ini mari kita bahas mengenai doa Nabi Adam,  doa ini adalah doa-doa yang beliau panjatkan saat dirinya memohon ampunan dari Allah SWT.

Allah SWT telah menciptakan nabi sekaligus manusia yang pertama yaitu Nabi Adam AS. Sebelum tinggal di dunia, Nabi Adam AS ini tinggal di surga, tapi saat dirinya tinggal di surga beliau ini telah melakukan larangan dari Allah SWT dengan memakan buah kuldi.

Doa yang sering di baca olehh Nabi Adam AS kemudian diabadikan di dalam Al Quran Surat Al A’raf ayat 23, surat yang satu ini adalah surat ke 7 yang ada di dalam Al Quran. Apa pun yang telah di bawa oleh Nabi Adam dan apa yang telah beliau lakukan bisa kita jadikan sebuah pelajaran. Ini dia doanya:

 

قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَآ أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ ٱلْخَٰسِرِينَ

“Qālā rabbanā ẓalamnā anfusana wa il lam tagfir lanā wa tar-ḥamnā lanakụnanna minal-khāsirīn”

Artinya: “Keduanya berkata: ‘Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.” (QS. Al A’raf: 23)

 

Lalu di dalam surat Al Baqarah ayat 37, mengisahkan juga tenatang Nabi Adam yang berbunyi:

فَتَلَقّٰٓى اٰدَمُ مِنْ رَّبِّهٖ كَلِمٰتٍ فَتَابَ عَلَيْهِ ۗ اِنَّهٗ هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ

Artinya: “Kemudian, Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, lalu Dia pun menerima tobatnya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.”

 

Dalam kitab ad-Durul Mantsûr fît Tafsîril Ma’tsûr, Jalaluddin as-Suyuthi mengutip beberapa riwayat mengeai kisah dari Nabi Adam AS.Saat Nabi Adam AS di usir dari surga lalu di rutunkan ke bumi beliau ini langsung mendatangi Ka’bah kemudian melakukan sholat dhuha sebanyak 2 rakaat, kemudian beliau membaca sebuah doa yaitu:

 

اَللَّهُمَّ إِنَّكَ تَعْلَمُ سِرِّيْ وَعَلاَنِيَتِيْ فَاقْبَلْ مَعْذِرَتِيْ، وَتَعْلَمُ حَاجَتِيْ فَأَعْطَنِيْ سُؤْلِيْ، وَتَعْلَمُ مَا فِيْ نَفْسِيْ فَاغْفِرْلِيْ ذَنْبِيْ، اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ إِيْمَانًا دَائِمًا يُبَاشِرُ قَلْبِيْ، وَأَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا حَتَّى أَعْلَمَ أَنَّهُ لَنْ يُصِيْبَنِيْ إِلاَّ مَا كَتَبْتَهُ عَلَيَّ، وَالرِّضَا بِمَا قَسَمْتَهُ لِيْ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ.

“Ya Allah, sungguh Engkau tahu apa yang tersembunyi dan tampak dariku, karena itu terimalah penyesalanku. Engkau tahu kebutuhanku, maka kabulkanlah permintaanku. Engkau tahu apa yang ada dalam diriku, maka ampunilah dosaku. Ya Allah sungguh aku memohon kepada-Mu iman yang menyentuh kalbuku dan keyakinan yang benar sehingga aku tahu bahwa tidak akan menimpaku kecuali telah Engkau tetapkan atasku. Ya Allah berikanlah rasa rela terhadap apa yang Engkau bagi untuk diriku.”

 

Setelah Allah mendengar doa yang telah di panjatkan oleh Nabi Adam AS kemudian Allah SWT menjawab doa tersebut yaitu:

“Hai Adam, Aku telah terima taubatmu dan telah Aku ampuni dosamu. Tidak ada seorang pun di antara keturunanmu yang berdoa dengan doa sepertimu kecuali Aku ampuni dosa-dosanya, Aku angkat kesedihan dan kesulitannya, Aku cabut kefakiran dari dirinya, Aku niagakan dia melebihi perniagaan semua saudagar, Aku tundukkan dunia di hadapannya meskipun dia tidak menghendakinya.”

 

Nah itu dia beberapa doa yang dipanjatkan oleh nabi adam setelah dia turun kebumi, doa tersebut bisa Anda amalkan juga. Dari kisah Nabi Adam AS ini kita bisa belajar jika kita berdoa dengan sungguh-sungguh kepada Allah SWT maka semua keinginan kita bisa di kabulkan.