Kesalahan Fotografer Pemula yang Harus Dihindari

 

 

Hadisurahman.id – Menjadi seorang fotografer bukan hanya sekedar mengambil foto menggunakan kamera. Perlu adanya teknik khusus agar hasil jepretan menjadi memukau. Untuk menjadi seorang yang profesional dalam hal fotografi, tentu perlu adanya usaha dan kerja keras. Semua fotografer profesional yang ada saat ini, sudah pasti awalnya dia adalah seorang pemula

Untuk menjadi seorang fotografer yang profesional, tentu kita harus terus mengembangkan kemampuan dan mengasah sklik fotografi kita. Selain itu, kita harus bisa belajar dari kesalahan-kesahalan yang pernah kita lakukan.

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini kami akan membagikan kesalahan-kesalahan yang umum dilakukan oleh fotografer pemula.

Baca juga: DSLR Terbaik untuk Pemula

1. Komposisi Tidak Jelas

Banyak orang yang mengambil foto berfokus pada objeknya saja tanpa memikirkan komposisi atau apa yang ada di sekitar objek, sehingga gambar yang diambil terkesan asal-asalan. Hal ini tentu akan membuat hasil gambar anda kurang menarik.

Cobalah untuk bisa memanfaatkan apa yang ada di sekitar objek. Jangan hanya berfokus terhadap objeknya saja. Dengan komposisi yang bagus, anda akan mendapatkan gambar yang sangat menarik.

2. Gambar Tidak Tajam

Sering kita jumpai foto blur saat memotret sesuatu sehingga gambar menjadi tidak tajam. Hal ini disebabkan banyak faktor seperti shutter yang tidak tepat atau bahkan tangan kita bergetar atau goyang saat kita memotret.

Anda bisa pelajari dulu tentang segitiga exposure. Fitur ini berguna untuk meningkatkan ketajaman foto anda sehingga menghasilkan foto yang lebih tajam lagi.

3. Pencahayaan Tidak Beraturan

Pencahayaan yang tidak beraturan sebenarnya masih berhubungan dengan poin sebelumnya yaitu segitiga exposure. Pencahayaan seperti ini tentu dapat mempengaruhi kualitas dari gambar yang dihasilkan, dimana gambar terkadang menjadi terlalu berlebihan atau bahkan under exposure.

Oleh karena itu, sangat penting bagi anda untuk memahami lebih dalam tentang fitur segitiga exposure, sehingga anda dapat mengaturnya dengan pencahayaan yang tepat.

4. Salah dalam Menggunakan Lensa

Sebagian orang mengira bahwa segala jenis lensa yang ada di dalam fotografi memiliki fungsi yang sama. Padahal, berbeda jenis lensa tentu memiliki fungsi yang berbeda-beda. Adapun jenis lensa beserta fungsinya adalah sebagai berikut:

– Ultra Wide (10-24 mm): Untuk mengambil gambar Arsitektur dan Lanskap

– Wide Angle (24-35 mm): Untuk mengambil gambar Lanskap dan Foto Jurnalisme

– Standard (35-70 mm): Untuk mengambil gambar Potrait, Still Life dan juga Street

– Mild Telephoto: Hampir sama dengan Standard

5. Gambar yang Bagus Dihasilkan dari Kamera yang Mahal

Kesalahan yang juga sering terjadi adalah banyak yang berfikir bahwa semakin mahal kamera maka hasilnya akan semakin bagus. Padahal, kamera yang mahal sebenarnya tidak terlalu mempengaruhi hasil gambar.

Hasil gambar yang bagus biasanya diperoleh dari kamera yang bagus dengan momen yang tepat serta keterampilan dan skill dari fotografernya. Bahkan, jika anda bermodalkan HP saja, anda bisa menghasilkan gambar yang sekelas dengan DSLR tentunya.

Normal
0

false
false
false

EN-ID
X-NONE
AR-SA

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:8.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:107%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,sans-serif;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:Arial;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;
mso-fareast-language:EN-US;}