IPO Saham Itu Apa? Ini Kelebihan Dan Mekanismenya

IPO Adalah : Kenali Pengertian, Tujuan dan Syarat IPO
source gambar : fortuneidn.com

IPO Saham itu apa sih? Sebagai pemula, kamu mungkin masih asing mendengar istilah tersebut. IPO adalah singakatan dari Initial Public Offering. Dengan kata lain, IPO adalah proses dimana suatu perusahaan meningkatkan modal.

Melalui IPO, perusahaan akan menerbitkan saham baru. Kemudian, dijual kepada investor dan menerima sertifikat saham sebagai ganti investasi mereka. Proses IPO melibatkan banyak pihak seperti manajemen perusahaan, bankir, dan pengacara.

Apa itu IPO? Istilah IPO disebut sebagai penawaran umum perdana karena menawarkan saham ke publik untuk pertama kalinya. IPO Saham sering dilirik banyak investor baik pemula maupun profesional. Dengan belajar IPO itu apa, maka kamu akan menjadi tahu lebih banyak.

Kenapa? Sebab terdapat beberapa kelebihan yang bisa kamu dapatkan sebagai investor. Apa saja kelebihannya? Simak penjelasan dibawah ini !

  1. Profit Yang Tinggi

Kelebihan IPO pertama yang paling disukai banyak trader adalah potensi profit yang cukup fantastis. Bahkan, sebagian investor beranggapan jika berinvestasi di saham IPO ini berpotensi mendapatkan profit yang tidak masuk akal alias cuan besar. Selain itu, resiko investasi IPO saham ini juga bisa kamu minimalisir.

  1. Modal Minim Juga Bisa

Menariknya, investasi IPO saham ini juga bisa kamu lakukan dengan modal minim untuk membeli surat berharga terbatas. Berdasarkan riset, harga beli IPO saham terbilang murah.

Umumnya, setiap IPO saham akan memberikan informasi kepada calon investor optimisme bahwa akan terjadi bullish. Jika memang hal tersebut terjadi, maka investor akan menjadi pihak yang paling beruntung karena berpotensi mendapatkan profit tinggi.

  1. Mudah Dan Simple Jika Mau Trading IPO Saham

Benefit dari IPO saham yaitu kamu bisa jual beli di platform trading online Investasiku secara leluasa.

Lantas, mekanisme IPO itu seperti apa? IPO memiliki alur mekanisme yang cukup rumit. Terdapat beberapa tahapan yang wajib dijalani emiten. Dengan mengetahui tanggal berapa IPO dirilis, maka investor akan bersiap – siap terlebih dahulu dengan rencana yang sudah mereka buat.

Hal pertama yang perlu disiapkan adalah modal, kinerja perusahaan, dan analisa teknikal. Namun sebelum listing dan menjual sahamnya ke publik, perusahaan wajib bisa melalui seluruh alur IPO yaitu :

  1. Rapat Uji Tuntas

Alur pertama yaitu membuat rencana pertemuan bersama calon emiten atau pemilik perusahaan. Pertemuan penting untuk pengajuan IPO ini biasanya disebut Due Diligence Meeting.

Pada rapat uji tuntas ini, baik itu pemilik perusahaan, sekuritas, auditor independen, pengacara hukum dan pihak terkait wajib melakukan pertemuan. Tujuan rapat tersebut adalah untuk membahas syarat dan ketentuan pengajuan IPO dari berbagai pihak profesional.

  1. Kegiatan Public Expose

Alur yang kedua yaitu perusahaan perlu mempresentasikan bahwa akan ada IPO saham yang akan dirilis kepada masyarakat. Presentasi tersebut mencakup perkembangan serta perusahaan di masa depan.

Dengan demikian, calon investor akan lebih berminat dan mendapatkan wawasan seputar IPO saham perusahaan tersebut.

  1. Penawaran Awal

Selanjutnya, perusahaan wajib membuat penawaran awal soal harga dan jumlah IPO saham yang bisa dibeli publik. Di alur ketiga ini, terdapat beberapa perusahaan yang mengalami lonjakan pembelian melebihi jumlah penawaran dari investor publik.

Jika hal tersebut terjadi, maka harga jual saham akan semakin mahal. Begitu pun sebaliknya, perusahaan harus menurunkan harga jual saham saat minat pembelian tidak melebihi ekspektasi.

  1. Menentukan Harga Jual

Alur terakhir adalah setelah ada investor yang berminat untuk membeli sahamnya, perusahaan bisa langsung memastikan harga jualnya. Harga jual IPO saham tersebut tentunya berdasarkan jumlah saham yang tersedia dengan jumlah peminatnya.

Di tahapan ini, proses penetapan harga saham menjadi tanggung jawab dari perusahaan sekuritas yang nantinya harus membutuhkan persetujuan dari emiten perusahaan.