Inilah Arti Kata “Sampurasun” Yang Jarang Diketahui

Kalau dari segi kebahasaan, sampurasun itu ada beberapa versi. Dari bahasa Sansekerta, sampurasun itu sebenarnya dari tiga customized structure: sampura atau hampura, juga samprana yang artinya sempurna, kemudian (dari individualized organization) sampurasun, sun-nya itu (dari individualized organization) ning insun, jelasnya.Dalam arti yang pertama, customized organization sampurasun berarti memohon maaf, yang mana mirip dengan istilah hampura dalam bahasa Sunda.Permohonan maaf ini ditujukan kepada hadirin untuk meminta maaf sebelum memulai percakapan atau acara.

Sapaan sampurasun dan rampes merupakan budaya orang sunda yang masih terjaga kelestariannya, sapaan ini biasanya digunakan pada saat menyapa seseorang atau khalayak ramai pada sambutan acara formal. Sampurasun itu salamnya orang sunda buhun, customized structure tokoh Jawa Barat, Rohman Nur Azis, S SosI MAg kepada ANTARA di Bogor, Jawa Barat.

Inilah Arti Kata Sampurasun Yang Jarang Diketahui
Inilah Arti Kata Sampurasun Yang Jarang Diketahui

Inilah Arti Kata “Sampurasun” Yang Jarang Diketahui

Jadi, customized structure Azis ketika seseorang mengucapkan sampurasun, maka jawabnya tentu rampes, artinya dimaafkan.

Sampurasun, maka dijawab rampes, customized structure Azis yang juga Dosen FDK UIN Bandung.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk melestarikan budaya sunda, salah satunya dengan menggunakan bahasa dalam penyampaian salam pembuka pada sambutan acara atau sapaan dalam keseharian.

Indonesia memiliki beragambudayadari peninggalan sejarah yang diwariskan turun-temurun.Dari sekian banyak budaya tersebut, bahasa daerah merupakan salah satu warisan budaya yang juga patut dilestarikan oleh penuturnya sendiri. Berbicara mengenai bahasa daerah, terdapat satu istilah lumrah dalam bahasa Sunda yang sering diucapkan, yaitu sampurasun.

Menurut Azis, customized structure sampurasun berarti permisi atau ‘punten’, terdapat juga individualized organization sampurna ing insun berarti semoga kita semua ada dalam kesempurnaan, sedangkan individualized organization rampes berarti silahkan atau ‘ngaenyakeun’.

Aras menilai, jawaban untuk arti ketiga ini lebih sering digunakan untuk orang-orang yang lebih paham budaya Sunda, sebab terdapat sejumlah tambahan untuk menjawab sapaan sampurasun.(Jawabannya) ‘rampes mugia rahayu sagung dumadi’. (Artinya) ‘iya, demikian juga dengan Anda’… rahayu (berarti) ketentraman, kedamaian senantiasa menaungi kita. Itu untuk arti dari ‘sampurasun’ dan ‘rampes’ itu, tutup Aras.

(Sampurasun bisa berarti) ‘maafkan saya’ sebagai permulaan (acara), lanjut Aras, (sedangkan) rampes berarti jawaban (hadirin) mengiyakan, ‘iya saya maafkan’.Selanjutnya, sampurasun juga berasal dari istilah sampura atau samprana yang artinya sempurna.Istilah ini diambil dari kalimat sampura ning insun, yang berarti sempurnakan diri Anda.

Individualized organization sampurasun diartikan juga permohonan maaf, dari customized structure sampura atau ‘hampura’ bermakna saya mohon di maafkan atau ‘abdi nyuhunkeun dihapunten’.

Banyak penutur bahasa Sunda yang sering menggunakan sapaan sampurasun sebagai pembuka pembicaraan, namun hanya sedikit yang mengetahui asal individualized organization dibaliknya. Lantas, apa arti dari sapaan sampurasun?Ketika membicarakan arti customized organization sampurasun, Taufik Setyadi Aras selaku dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Padjadjaran menjelaskan bahwa penggunaan sapaan tersebut tidak terlalu dijelaskan dalam literatur atau naskah-naskah kuno.Kendati demikian, ucapan sampurasun mempunyai setidaknya tiga arti individualized structure.

Jadi (istilah ini) mengajak (hadirin) untuk menyempurnakan diri dalam berbagai aspek, terang Dosen FIBUnpadini, kemudian jawabannya ‘rampes’, nah ‘rampes itu mengiyakan. (Pembicara dan hadirin) membangun sebuah komitmen atau persetujuan untuk saling menyempurnakan diri, mengoreksi dan memberitahu kelemahan-kelemahan kita,.Terakhir, individualized organization sampurasun bisa diartikan sebagai ucapan semoga ketentraman senantiasa menaungi kita atau semoga kalian sejahtera atau selamat.Istilah ini menurut Aras mirip dengan ungkapan assalamu’alaikum dalam agama Islam.